Aksi Nekat Maling di Sukamulya, Kunci Anak Pemilik Rumah di Kamar Sebelum Ambil Barang

Aksi Nekat Maling di Sukamulya, Kunci Anak Pemilik Rumah di Kamar Sebelum Ambil Barang (Ilustrasi/net)

NONSTOPNEWS.ID – Diketahui, rumah seorang guru beinisial R dibobol maling saat ditinggal dinas. Anak korban maling tersebut sempat dikunci dari luar kamar sebelum beraksi mengambil sejumlah barang dari rumah ersebut. Insiden ini terjadi di Desa Benda, RT.002/01, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang di bobol maling. Selasa, (27/7/2021).

Menurut informasi yang dihimpun, kejadian tersebut diketahui sekitar pukul 9.00 pagi saat R berangkat bertugas. Di dalam rumah pada saat itu ada anaknya sendiri yang sedang menjalani Isolasi Mandiri (Isoman).

Pada saat itu Ibu R sempat kembali pulang untuk mengambil laptop di rumahnya yang tertinggal. Usai mengambil laptop dirinya langsung kembali ke sekolah tempat ia bertugas yang dimana dekat dengan rumahnya, sesampai di sekolah kurang lebih 15 menit, dirinya mendapatkan telpon dari anaknya yang berada di rumah agar segera kembali pulang kerumah bahwa ada dua orang tak di ketahui masuk dalam rumah.

"Anak saya bilang, ada dua orang masuk rumah. Kedua orang ini pun sempat melihat anak saya di dalam kamar sehingga langsung menguncinya dari luar," ujar R yang enggan disebutkan namanya.

Setelah mendengar kejadian tersebut Ibu R bergegas pulang, meskipun sudah sesampai dirumah, Ibu R tak berani masuk kerumahnya, kwatir dua orang yang masuk dalam rumahnya masih di dalam dan membawa senjata tajam.

"Awal nya saya ga berani masuk kedalam rumah karna diduga kedua orang yang tak dikenal itu masih berada didalam. Dan saya hanya bisa teriak memanggil anak saya yang berada didalam rumah. ( Anak saya pun tak berani keluar dari kamarnya kwatir takut bawa senjata, pada saat saya teriak panggil anak saya diduga ke dua orang tak dikenal itu keluar lewat pintu belakang -red)," terangnya.

"Pada saat saya masuk dalam rumah, kondisi rumah sudah berantakan. Alhamdulillah anak saya selamat tidak kenapa-kenapa. Hanya ada sejumlah uang yang diambil," tambahnya. (red)