Belasan Miliar Dipakai Dinas Keluar Daerah, Aktivis 98: DPRD Tangsel Doyan Hura-Hura

Belasan Miliar Dipakai Dinas Keluar Daerah, Aktivis 98: DPRD Tangsel Doyan Hura-Hura (Nonstopnews.id)

NONSTOPNEWS.ID - Anggaran Perjalanan Dinas Luar Daerah pada Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah di DPRD Tangsel yang menelan Rp.11 Miliar lebih, menjadi sorotan berbagai pihak.

Kali ini, Aktivis 98 Ucok Choir menilai bahwa total anggaran yang digunakan untuk perjalanan dinas luar daerah tersebut, menjadi bukti DPRD Tangsel hobi jalan-jalan dan hura-hura.

"Kalau pemakaian anggaran untuk perjalanan dinas luar daerahnya sampai 80% dari total mata anggaran, berarti Sekretariat DPRD dan Anggota DPRD Tangsel doyan hura-hura," kata Ucok saat dihubungi lewat telepon genggamnya, Selasa (26/03/2019).

Menurut Ucok, sangat wajar apabila para legislator menganggarkan perjalanan dinas luar, jika saja penggunaannya lebih menitikberatkan kepada riset, bukan visit.

"Ya mereka perlu study banding ke daerah lain, untuk meriset bentuk Perda yang bisa dikloning atau diberlakukan di Tangsel, tapi yang terpenting itu riset bukan visitnya," tuturnya.

"Misalnya, kalau anggaran itu digunakan untuk kajian teknis, atau membayar ahli untuk pembentukan Perda sesuai kebutuhan masyarakat Tangsel, jadi kalau sampai 80% nya itu untuk perjalanan dinas luar, ya namanya tidak efisien," tambahnya.

Diberitakan sebelumnya, berdasarkan data informasi yang diterima Nonstopnews.id, dari total pagu anggaran tersebut, sebanyak Rp 11,5 miliar untuk biaya Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Sekretariat DPRD Tangsel belum memberikan keterangan terkait berapa jumlah daerah yang sudah dikunjungi, dan hasil apa saja yang didapatkan dari perjalanan dinas luar tersebut.

Sebelumnya diberitakan, anggaran DPRD Tangsel tentang Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah senilai 14 miliar sudah habis terserap pada 2018 lalu dari total pagu sebesar 18 miliar. Namun para wakil rakyat tersebut, hanya menghasilkan 2 Peraturan Daerah (Perda) wajib yang selesai diundangkan.

Yang mencengangkan, berdasarkan data informasi yang diterima Nonstopnews.id, dari total pagu anggaran tersebut, sebanyak Rp 11,5 miliar untuk biaya Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah. (Ak)