Jangan Lupa, Ini Panduan Olahraga Dari WHO

Jangan Lupa, Ini Panduan Olahraga Dari WHO ()

NONSTOPNEWS.ID - World Health Organization (WHO) sebagai organisasi kesehatan dunia mengajak masyarakat untuk rutin berolahraga selama pandemi. Kini WHO baru saja merilis pedoman aktivitas fisik terbaru.

Sebelumnya WHO hanya membuat rekomendai untuk orang dewasa, kini pedoman terbarunya WHO mengajak kelompok masyarakat yang lebih luas, mencakup orang dengan kondisi medis tertentu.

Panduan untuk anak dan remaja shingga usia 17 tahun, disarankan melakukan olahraga minimal 60 menit dengan kegiatan olahraga yang dapat memperkuat otot dan juga tulang, seperti bersepeda, joging dll. 

Agar anak tertarik untuk berolah raga mungkin bisa disiasati dengan permainan-permainan yang dapat menggerakan tubuh anak dan diselingi olahraga.

Sedangkan panduan untuk orang dewasa antara usia 18-64 tahun melakuakn olahraga yang bersifat aerobik sedang 150-300 menit perminggu nya, atau jika ingin aerobik berang bisa melakukannya dengan batasan waktu antara 75-150 menit. Cara tersebut dapat mengurangi resiko kematian dini akibat penyakit kronis.

Terdapat juga panduan untu ibu hamil, waktu berolahraga direkomendasikan selama 150 menit, dengan aktivitas aerobik sedang setiap minggunya seperti peregagan dapat menenangkan janin. Olahraga bagi ibu hamil dapat menurunkan resiko diabetes gestasional, komplikasi persalinan, dan depresi postpartum.

Walaupun memiliki manfaat yang banyak, jika saat melakukan olahraga perlu diwaspadakan jika terjadi rasa pusing, kontraksi yang menyakitkan dan pendarahan vagina, jika itu terjadi maka hentikan olahraga kalian.

Selanjutnya panduan untuk kondisi medis yang kronis, walaupun memiliki penyakit kroni, olahraga tetap perlu dijalanin Beberapa kondisi medis memungkinkan seseorang untuk menghindari aktivitas fisik yang berisiko.

"Jenis aktivitas fisik yang mungkin dapat dilakukan akan berbeda dari setiap orang," ujar ahli kesehatan masyarakat, Regina Davis yang dilansir melalui CNN.

Orang dengan kondisi kronis disarankan untuk melakukan olahraga aerobik sedang 150-300 menit per minggu atau setidaknya 75-150 menit aerobik berat per minggu.
Yang terakhir yakni panduan untuk penyandang disabilitas, Untuk kelompok penyandang disabilitas, aktivitas fisik dapat meningkatkan fungsi fisik, kognitif, kekuatan, dan kualitas hidup. Pedoman olahraga untuk orang dewasa berlaku juga bagi kelompok dewasa penyandang disabilitas.
(Red)